PT. Persero PLN Kota Kupang, “Masa Bodoh” Dengan Pengeluhan Pelanggan

Kota Kupang, PT. Persero PLN Kota Kupang, “masa bodoh” dengan pengeluhan pelanggan yang melaporkan kabel listrik yang melintasi atap rumah dan berpotensi menimbulkan setrum dan kebakaran bagi penghuni rumah.

“Beta bangun rumah Bulan Mei Tahun 2007. Saat itu beta ke PLN kasih tahu bahwa ada kabel melintas di rumah beta itu terlalu rendah sehingga mengganggu dan membahayakan kami isi rumah. Lalu selang beberapa hari petugas PLN datang dan membawa tiang. Namun rupanya karena tiang itu tidak mampu menopang kabel yang melintas di atas rumah, maka kabelnya jatuh turun yang membuat petugas mengikat kabelnya pada pohon kedondong di muka rumah saya ini,” demikian pengungkapan Mikael Lette salah seorang pelanggan jasa PLN beralamat di Jalan Frans Seda RT 29 RW 9, Kelurahan Fatululi Kecamatan Oebobo Kota Kupang, kepada awak media di kediamannya, Sabtu, (15/9/2018).

Mika menambahkan, dirinya kesulitan membangun pagar rumah karena untuk membangun fondasi pagar maka pohon kedondong yang oleh petugas PLN diikat kabel ini harus dipotong. Sehingga atas persoalan dia sudah mendatangi pihak PLN dan  jawabannya akan menambah tiang namun sampai dengan hari ini tidak ada satu orang petugas PLN pun yang datang. Bahkan lebih abstraknya pihak PLN mengarahkan agar dirinya menghubungi  nomer kontak layanan (0380) 123. Tetapi diakui Mika, nomer ini saat dihubungi tidak pernah tersambung sampai dengan saat ini.

“Dalam Tahun 2018 saja, saya sudah kembali dua kali ke PLN namun jawaban sama saja, bahwa, nanti om kontak ke (0380) 123, dan apa yang diarahkan oleh PLN beta lakukan tapi tidak ada tanggapan sama sekali” terang Lette.

Diharapkan Mikael Lette, semoga dengan pemberitaan media online, pihak PLN dapat merespon pengeluhannya yang sudah belasan tahun lamanya ini. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *