Masyarakat Jangan Ragu Kuliahkan Anak di UPG 45 NTT

 beritadelapanenam-Kota Kupang, Masyarakat Nusa Tenggara Timur jangan ragu kuliahkan anak  di Universitas Persatuan Guru 45 NTT, (UPG 45 NTT). Sebab, sesuai perundang-undangan, UPG 45 NTT telah terakreditasi B.

“Terbukti alumni kami dari angkatan 2002 sampai  2016, banyak yang sudah Bupati, Wakil Bupati, DPR, Ketua DPR, dan Kepala sekolah yang tidak terhingga jumlahnya”, demikian dipaparkan Rektor UPG 45 NTT, David Selan, SE, MM kepada wartawan di ruangannya, beberapa waktu lalu.   

David Selan meanambahkan jangan mencari perguruan tinggi yang tidak terakreditasi karena suatu ketika datang lagi ke UPG 45 NTT. Sekolahkan anak-anak pada perguruan tinggi, (PT), yang mempunyai status hukum dan ijin yang jelas.

“Sebaiknya cari perguruan tinggi yang murah tetapi bermutu dan berkualitas. Sekarang banyak PT tetapi wacana pemerintah ingin menutup 1000 PT di Tahun 2019, bagi yang tidak terakreditasi wajib merjer  dengan yang terakreditasi B”, pungkasnya.

Diakui Rektor UPG 45 NTT, anak-anak memerlukan pendidikan secara mental, spiritual, keterampilan, dan kecakapan kemampuan agar ke depan dapat diandalkan menjadi pemimpin atau leader di tengah masyarakat. Oleh karena itu, bagi yang sudah menyelesaikan wisuda tapi datanya masih aktif dan   dipersoalkan supaya bisa berkomunikasi dengan pihak kampus melalui akses komunikasi online atau media sosial, misalnya facebook, whatsapp dan twitter untuk memperoleh proses pelayanan, pintah dia.

Kembali dia menyatakan, bisa komunikasi melalui media sosial, tetapi kalau ada yang ingin langsung bertemu itu lebih baik. Lebih khusus bagi status yang masih aktif, dalam artian sudah dinyatakan lulus namun masih aktif datanya, misalnya Universitas PGRI NTT dulu dan melanjutkan di Undana atau lainya yang berkeinginan memperbaiki data bisa langsung datang di Kampus UPG 45 NTT ayau ada yang masih diluar NTT, seperti di Papua, Ambon, Flores, Jawa, Kalimantan dan sebagainya tidak perlu menghadirkan diri,  cukup membuat whatshapp, facebook atau group UPG 45 NTT.

“Tolong lihat surat saya disitu, kemudian dari surat tersebut ada surat pengantar saya ke dahulu namanya Kopertis 8. Sudah L2 dikti ada perubahan nama. Setelah pelantikan kemarin maka unduh saja. Ambil surat itu karena di dalamnya menyebutkan 4 syarat, yaitu : transkrip nilai harus di foto atau scan, ijazah discan, KTPN  discan dan KK discan kemudian menuliskan alamat, tempat tinggal dan terakhir, nama ibu kandung. Setelah itu, email ke kelembagaan@korpetis8.org. Dalam deadline waktu satu dua hari status akan berubah dari aktif menjadi lulus. Banyak yang sudah melakukan hal ini”, selanya. *86jh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *