“Sejuta Kenangan” dan Dukungan Moril Teman Lama Victor Laiskodat

beritadelapanenam-Kota Kupang, –Memiliki kebahagian tersendiri apabila mendengar atau melihat teman, sahabat atau orang-orang yang pernah kita kenal berhasil.  Dan kalau sejak kecil atau sekolah kita selalu bersama-sama dengannya, terkadang membuat kita belum sanggup mempercayai kenyataan tersebut.

Namun setelah itu kita menyadari, bahwa hidup dan masa depan setiap manusia diatur oleh yang punya hak dan kuasa, barulah kita memberikan sebuah pengakuan moril yang tanpa disadari telah terwakili dan membangunkan kembali kesetiakawanan itu bertumbuh dalam kasih.

Begitulah kira-kira apa yang dialami oleh teman-teman SMP dan SMA, Gubernur NTT terpilih, Victor Lasikodat.

Ketika ditemui media ini, mereka mengaku tak menyangka sosok yang mereka kenal semasa kecil, semasa SMP dan SMA, dapat terpilih sebagai seorang Gubernur NTT periode 2018-2023.

Ini sebuah kenyataan yang sangat membanggakan bagi mereka. Sehingga patutlah sebagai teman masa kecil harus memberikan uplose kepada Bung Tilu. Sosok yang sering iseng terhadap teman dan guru semasa SMP dan SMA. Namun memiliki kepedulian dan kesetiakawanan terhadap teman.

“Dia, (Victor Laiskodat=red) itu, orangnya paling suka iseng dengan teman dan guru. Suka-suka saja dia buat tapi tidak serius”, demikian diungkapkan,  Aprianus Palpote, teman alumni SMP Negeri 1 Kupang tahun 1981, kepada wartawan di Resto Selebes TDM Kupang, belum lama ini.   

Menurut Aprianus Palpote, sosok Viktor Laiskodat yang dikenal semasa SMP, tidak pernah nakal. Orangnya baik dan dalam pergaulan tidak memilah dan memilih teman.

“Tapi kebiasan jelek Victor itu, setiap hari hanya bawa satu buku ke sekolah. Nanti pulang sekolah, itu buku dia sisip dalam saku celana bagian belakang dan dia mulai pasiar bemo”, ujar Palpote diaminkan pengacara kondang NTT, Samuel Haning, SH, MH, yang juga merupaka teman SMP seangkatannya.  

Dikatakan Aprianus, Viktor memiliki sifat sangat menghargai dan menghormati teman sampai dengan saat ini. Bahkan semua teman-temannya baik SMP dan SMA tidak pernah dilupakan.

“Pernah ada teman perempuan dan laki-laki yang sakit berat dan dia rela datang dan bawa sendiri ke rumah sakit. Seluruh dana pengobatan mereka ditanggung olehnya. Itulah dia seorang Victor”, tutur dia dengan mata berkaca.   

Palpote mengaku, kalau apa yang dikatakan mungkin ada orang sanksi namun masa-masa sekolah dahulu itu kondisinya sangat berbeda dengan saat ini. Pertemanan dan persahabatan saat itu sudah seperti saudara sekandung. Sehingga sampai saat ini angkatan mereka masih selalu bertemu.

“Kami selalu ketemu. Kalau ada yang su rindu satu nanti baku bel atau sms dan ketemu walau hanya ceritera-ceritera saja”,  tandasnya.   

Esau Eno Sam Poene, teman SMP dan SMA, mengaku, terpilihnya Victor sebagai Gubernur terpilih merupakan kebanggaan bagi teman dan sahabatnya.

“Beta bangga Veki jadi Gubernur karena dari kecil-kecil su bakawan. Dari SD sampai dengan SMP”, terang dia.

Kembali ditambahkan, sebagai teman semasa kecil tidak menyangka, suatu ketika Viktor, yang oleh teman-temanya disapa, Veki, bisa menjadi Gubernur terpilih.

“Ini mujizat Tuhan. Tuhan atur kitong masing-masing pung jalan hidup dan nasib”, timpah dia.

Esau berharap, kepemimpinan temannya sebagai Gubernur NTT periode 2018-2023 nanti dapat bekerja keras untuk memajukan kesehteraan masyarakat NTT.

“Sebagai teman sekolah tapi tinggal di luar NTT akan selalu member support. Ya kita perlu support. Supaya dia bisa bangun NTT lebih baik dari yang dulu”, ujarnya.  

Dia meminta semua pihak agar tidak menyalahkan kepemimpinan yang lalu, melainkan harus mampu berbuat gebrakan  lebih, (out to the box), disertai kerja keras.

.“Rubah pola hidup kita di NTT menjadi yang lebih berpendidikan dan bermartabat”, pintah dia. #JH*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *