Akik Kecubung Biru Jadi Tali Perekat Persaudaraan Bagi PWRI NTT dan Pusat

beritadelapanenam-Jakarta- Ketua PWRI Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yandri Sinlaeloe menyerahkan sebuah batu akik jenis kecubung air berwarna biru asal Pulau Kalimantan kepada Ketua Umum DPP PWRI, Suriyanto. PD.  SH. MH. MKN. Senin,20/08, bertempat di Sekretariat DPP PWRI Apartemen Sunter Park view Lt 16 Jalan  Laksamana Yos Sudarso, Sunter Jaya, Tanjung Priuk Jakarta Utara.

Penyerahan cenderamata tersebut sebagai bentuk perekat tali persaudaraan.

“Penyerahan batu akik kecubung biru ini sebagai simbol persaudaraan agar ke depan hubungan tali silaturahmi antara badan pengurus PWRI NTT dan badan pengurus DPP PWRI semakin kuat”, ujar Yandri

Yandri Sinlaeloe dalam kesempatan itu mengaku sangat berterima kasih kepada Ketua Umum DPP PWRI yang telah member kepercayaan untuk membentuk Badan Pengurus PWRI NTT.

“Saya sebagai ketua PWRI NTT sangat berterima kasih kepada Ketua Umum DPP PWRI yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya untuk membentuk kepengurusan PWRI di NTT”, terang dia.

Diakui, Badan pengurus PWRI NTT sebagai wadah profesi independen tentu banyak hal yang masih perlu dibenahi, terutama di bidang jurnalistik.

“Saya akan embankan kepercayaan ini  dan akan terus membangun hubungan baik dengan internal pengurus DPW PWRI NTT, Pemerintah, Politisi, Pengusaha dan semua elemen masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara timur”, ujar Sinlaeloe

Di tempat yang sama, Ketua Umum DPP PWRI, Suriyanto memberikan apresiasi kepada seluruh badan pengurus PWRI NTT.

 

“Pertama-tama saya mengucapkan banyak terimakasih kepada pak Yandri sebagai Ketua PWRI Provinsi NTT yang sudah bersusah payah bersama rekan-rekan mendirikan wadah PWRI di NTT. Saya sangat salut dan apresiasi”, tuturnya.

Dia juga berjanji akan mengenakan cendramata yang diberikan oleh Badan Pengurus PWRI NTT.

“Saya akan pakai terus batu akik ini sebagi kenangan-kenangan dari saudara-saudara saya di NTT. Ini luar biasa”,pungkas Ketum DPP PWRI. */JH

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *