Menyambut HUT RI Ke- 73, Masyarakat Naikolan Mengadakan Berbagai Kegiatan Perlombaan

beritadelapanenam, -Kota Kupang, -Menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, (HUT-RI), Ke-73, tanggal 17 Agustus 2018 mendatang, masyarakat Kelurahan Naikolan Kecamatan Maulafa Kota Kupang, mengadakan berbagai kegiatan perlombaan sebagai bentuk penghiburan bagi masyarakat.

“Untuk HUT RI Ke- 73 tahun kali ini kami masayarakat Kelurahan Naikolan akan adakan berbagai lomba. Kegiatan Ini sifatnya untuk menghibur masyarakat”, Demikian penjelasan Lurah Naikolan, Nur Melkisedek Tasrap, S.Sos, kepada Wartawan di ruangannya, Senin, (13/08).

Disampaikan Nur  Tasrap, agar semua kegiatan bisa berjalan maka telah dilakukan pembentukan panitia kecil yang siap bekerja secara all out. Selain itu,  jenis kegiatan yang akan dilombakan, meliputi pawai, jalan santai kampung merdeka dan kebersihan lingkungan. Untuk kalangan anak-anak dan remaja, akan diselenggarakan lomba gigit sendok, lari karung dan beberapa lainnya. Sedangkan bagi orang dewasa kegiatan yang ditandingkan, seperti panjat pinang dan kebersihan lingkungan serta lainnya.

Sementara kegiatan umumnya, pemerintah Kelurahan Naikolan telah bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia, untuk mengadakan pemeriksaan gratis bagi masyarakat bertempat di Kantor Kelurahan Naikolan.

“Penyelenggaraan kegiatan lomba tersebut untuk memberikan pemahaman kepada  masyarakat tentang makna dari perjuangan dalam menggapai kemerdekaan”, terang Melkisedek.

Dipaparkan Tasrap, program pemberdayaan masyarakat Kelurahan Naikolan selama Ini,  Pemerintah Kota Kupang telah menyalurkan dana PEM.  Awalnya dana Ini hanya sebanyak 500 Juta rupiah. Namun sampai dengan saat Ini sudah mencapai 1 milyard rupiah tapi sayangnya dalam penyerapan kepada masyarakat menimbulkan persoalan pada pengembalian cicilan.

“Kami lihat setelah dana ini di realisasi dan sampai kepada tangan masyarakat, marketing pengelolaan karena tidak jelas maka akhirnya pengembalian cicilan tidak jalan atau macet. Bagi yang macet cicilan pengembalian petugas langsung ke rumah”, aku dia

Ditambahkan Melkisedek, pembagian dana PEM selain diperuntukan bagi masyarakat yang membutuhkan harus pula sesuai jenis usaha Yang ditekuni, misalnya untuk pedagang sayuran dan ikan diberikan sebanyak 4 sampai dengan 5 Juta rupiah perorang. Sedangkan untuk jenis usaha besar akan diberikan lebih banyak dan plafon tertinggi dari realisasi dana PEM di Kelurahan Naikolan mencapai 25 Juta Rupiah,  tuturnya.

Nur Tasrap menyinggung, dalam Tahun 2018, Kelurahan Naikolan telah memperoleh beberapa pembangunan, seperti pekerjaan penahan kali dan bronjong, pembangunan Kantor Lurah, rehab Pustu, dan penerangan jalan Kelurahan, timpah dia.*Jh#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *