NTT Terbaik Se-Kawasan Nusa Tenggara Maluku dan Papua

beritadelapanenam.com-Kupang NTT, –Akhirnya, Provinsi Nusa Tenggara Timur, (Prov-NTT), mampu membuktikan bahwa bisa berprestasi dan berinovasi di tingkat nasional. Jika selama ini NTT masih dianggap sebagai daerah terbelakang. Namun melalui penghargaan ini, NTT telah membuktikan bahwa kehadiran pemerintah daerah sanggup menekan angka inflasi, demikian disampaikan Pejabat Gubernur NTT, Drs Robert Simbolon, M. PA, ketika memimpin upacara bendera pagi ini di halaman Depan Gedung Sasando, Senin (30/7).

Sambil mengangkat penghargaan yang diterimanya, Robert Simbolon, menyebutkan bahwa pada Hari Kamis, (26/7) lalu, dirinya telah hadir mewakili semua stakeholders dan masyarakat NTT, guna menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, sebagai salah satu provinsi terbaik TPID se-kawasan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Penyerahan penghargaan ini dihelat dalam Forum Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi yang diselengarakan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri bersama Bank Indonesia di Jakarta.

Simbolon juga menyinggung pentingnya memperhatikan tingkat inflasi sebagai salah-satu indikator makro sebab pada Tahun 2017 lalu, TPID berhasil menekan inflasi di level 2,00 % (yoy) dengan capaian inflasi terendah sepanjang 17 tahun terakhir.

Capaian ini diterangkan, lebih rendah dibandingkan angka inflasi di kawasan lainnya, bahkan lebih rendah dari angka inflasi nasional yaitu 3,61% (yoy) berkat pengendalian harga bahan makanan, ujar Penjabat Gubernur NTT yang dikenal humoris itu.

Roberth mengingatkan beberapa instansi terkait agar tidak lengah menjaga ketersediaan (produksi) dan distribusi barang. Sehingga harga terus terjaga sepanjang tahun. Selain itu daya beli masyarakat juga perlu ditingkatkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi di daerah, jelas dia.

Dikesempatan itu penjabat Gubernur NTT pun menjelaskan pentingnya upacara bendera sebagai sebuah ritus kebangsaan. Berkali-kali beliau menekankan pentingnya menjaga keberagaman, tidak jenuh untuk memelihara NTT sebagai nusa dengan tolerasi terindahnya dan NTT sebagai tempat lahirnya pancasila.

Bahkan dirinya menuturkan jika dirinya sudah bertemu dengan Yang Mulia Uskup Agung Kupang Mgr. Petrus Turang dan Ketua MUI, H. Abdul Makarim. Sesuai agenda, dia juga berniat dalam minggu ini akan menemui Ketua Sinode GMIT, Pdt Dr Mery Kolimon.

Diakhir kesempatannya, Roberth Simbolon menyampaikan terima kasih kepada Sekda, Ir. Ben Polo Maing, yang begitu cekatan merespon kegiatan upacara seperti hari ini. Dan harapannya agar ke depan momentum ini harus dapat dimaknai sebagai sebuah ritus kebangsaaan dan kenegaraan yang terus dirawat.

“terima kasih kepada Bapak Sekda yang telah begitu cepat merespon keinginan kita untuk bersama-sama berkumpul dalam upacara seperti ini. Dan harapan saya agar upacara bendera seperti ini juga  harus dapat dimaknai sebagai sebuah ritus kebangsaaan, kenegaraan yang harus terus dirawat”, timpah Simbolon.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *