Batalyon Infantri 743/ PSY Gandeng BNNP NTT Lakukan Sosialisasi Bahaya Narkoba

beritadelapanenam.com-Kupang, Meningkatkan pemahaman dan pengetahuan di kalangan prajurit, Batalyon Infanteri 743/ PSY TNI AD gandeng BNP NTT melakukan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, pada Sabtu  (14/04) bertempat di Kima, (Kompi Markas), Batalyon Infanteri 743/ PSY Kupang.

Disampaikan Letda Irwan mewakili Dankima Yonif 743/PSY bahwa pelaksanaan sosialisasi ini sebagai tindaklanut dari perintah Panglima ABRI, kepada setiap jajarannya untuk melakukan sosialisasi dan tes narkoba secara rutin guna mencegah dan mendeteksi secara dini bahaya penyalahgunaan narkoba terhadap anggota TNI AD, katanya.

Letda Irwan menjelaskan kegiatan semacam ini sudah merupakan program rutin Makorem 161 / WS melalui Kima Yonif 743/PSY, terhadap setiap anggota agar selalu menjaga diri dan paham akan bahaya narkoba sehingga selalu membuka wawasan para anggota TNI AD akan bahaya narkoba karena mengingat Indonesia sudah masuk dalam tahap darurat narkoba, jelas dia.

Selanjutnya Letda ini berharap agar para anggota TNI AD bias mengikuti perkembangan kasus-kasus narkoba dan selalu ingat akan bahaya dan dampak buruk akibat penyalahgunaannya.

Dituturkan Letda Irwan, pihaknya selalu melakukan penyuluhan secara berkala melalui kerjasama dan sinergitas dengan Seksi Pencegahan BNNP NTT sehingga materi P4GN yang disampaikan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan semangat bagi prajurit TNI AD dalam melaksanakan program P4GN khususnya yang akan bertugas menjaga perbatasan dari jalur-jalur tikus yang merupakan titik-titik target peredaran narkoba, ungkapnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 75 anggota prajurit TNI AD, Kima Yonif 743 /PSY dengan narasumber Kasie. Pencegahan BNNP NTT, Markus Raga Djara. SH. M.Hum.

Kasie. Pencegahan BNNP NTT, Markus Raga Djara. SH. M.Hum.dikesempatannya menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan TNI AD atas kerjasama yang sudah terbina selama ini dalam pelaksanaan program P4GN.
Dia juga menjelaskan ssecara rinci tentang sifat dan efek bahaya penyalahgunaan narkoba bagi kesehatan para anggota saat bertugas beserta dampak phisik, psikis dan dampak sosial yang timbul.

Markus Raga Djara menerangkan berbagai modus penyelundupan narkoba di perbatasan serta pengenalan jenis-jenis narkotika yang paling banyak beredar saat ini dan diharapkan mampu menambah wawasan para anggota TNI dalam mengenal jenis-jenis narkotika.

Diakhir pemaparan, Kasie pencegahan BPNP NTT ini menghimbau kepada para Anggota prajuirt TNI AD untuk bisa menjadi relawan anti narkoba bagi diri, keluarga, teman maupun korps serta bagi masyarakat dilingkungan kerja atau tugas melalui himbauan untuk selalu menjaga dan menjauhi narkoba karena tugas mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba bukan hanya tanggung jawab BNN saja tapi menjadi tanggung jawab semua pihak.

Kegiatan sosialisasi ini berakhir dengan foto bersama narasumber dan anggota TNI AD Kima Yonif 743/ PSY.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *