Dunia Digital Kini Jadi Modus Terbaru Narkoba

beritadelapanenam.com, Mungkin tidak diketahui oleh semua orang bahwa narkoba saat ini mulai mengancam dunia digital. Pernahkah orang-orang mendengar tentang applikasi I-doser? Kabarnya aplikasi model ini merupakan narkoba jenis baru?

Reisa Brotoasmoro, salah satu host dr. Oz Indonesia dalam acara Sharing pengalaman di salah satu stasiun televisi nasional mengatakan aplikasi I-doser bisa memberikan efek seperti menggunakan narkoba melalui brainwave music.

 

“Sebenarnya sih lebih ke arah hipnotis ya,”ujar dia.

Menurut dr Reisa, bahwa awalnya dia sangat penasaran dengan aplikasi tersebut. Sehingga dirinya mencoba mendownload apikasi ini untuk mendengarkannya.

 “Saya penasaran maka saya download aplikasi ini kemudian saya coba mendengarkannya “ akunya.

Awalnya, diakui dr. Reisa, seperti lelucon namun setelah mencoba dengan mendengar salah satu lagu ternyata benar. Dirinya benar-benar merasakan fly atau melayang.

“Masa sih, saya pikir guyonan amat … Ya ampun, saya ga tahu ya… memang saya aja atau memang beneran…
Setelah saya mencoba mendengarkan salah satu lagu sangat terasa banget kalau tak sampai 3 menit saya ngerasa mulai fly/melayang,” terang dia.

Menuturkan, setelah mendengar salah satu lagu itu dirinya tertidur pulas dan nyaman sekali.

“Setelah dengar, saya tidur nyaman sekali, terasa deep sleep. Begitu bangun bisa langsung seger banget. Pada hal sebelumnya malas-malasan. Selain itu, kulit terasa kencang, raga menjadi bersemangat kembali,”ungkapnya.

Dilain sisi, dia sempat berpikir menggunakan aplikasi ini sangat bagus karena bias membuat seseorang terttidur pulas dan nyenyak namun setelah berlalunya waktu dirinya mulai sempoyongan. Sekitar badan mulai terasa tidak baik karena asam lambung mulai kambuh. Rona mata berubah menjadi merah seperti orang yang sedang mabuk narkoba.

“Saya pikir enak juga brainwave ini. Bisa bikin deep sleep dan tidur nyenyak. Tapi ternyata semakin siang saya mulai terasa sempoyongan. Badan mulai terasa gak enak, perut mual karena asam lambung saya naik, mata merah sudah persis seperti orang sakaw, tutur dia.

Raisa mengaku di era seperti sekarang narkoba bisa didesain melalui semua indra, seperti telinga dan efeknya sangat tidak baik didengar. Bahkan pada aplikasinya ada berbagai drugs bersama pilihan dosis dan harganya.

“Di jaman sekarang, narkoba bisa lewat telinga dan efeknya tidak enak banget setelahnya. Bahkan di aplikasi itu ada nama macam-macam drugsnya dan pilihan dosisnya. Tiap dosis ada harganya,“ terang dia.

Dia menyampaikan agar setiap orang tua dapat mengingatkan anak-anaknya agar berhati-hati untuk tidak mengakses  aplikasi tersebut.

“Hari-hati ya.. yang punya anak terutama remaja untuk tidak  mempunyai akses ke aplikasi,”himbau dr. Raisa.

Dr. Raisa mengingatkan masyarakat yang punya anak  menggunakan smartphone,  bahwa ada tiga tipe baru digital narcotic yang sangat mudah diakses.

“Yang punya anak menggunakan smartphone, sekarang ada tipe baru digital narcotic digital yang sangat mudah di akses dari smartphone, “jelasnya.***

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *