Gubernur Frans Lebu Raya Minta Dinas Nakertrans NTT Bangun Kerjasama Dengan Komponen Industrial

beritadelapanenam.com-Kupang, -Mendorong terselenggaranya program transmigrasi lokal guna memanfaatkan lahan perkebunan dan pertanian di NTT, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya meminta Dinas Nakertrans NTT untuk membangun jaringan kerjasama dengan komponen industrial, yaitu baik dari asosiasi maupun corporate (perusahaan).

Selain itu, Frans Lebu Raya juga Kepada pihak Kementerian Ketenagakerjaan RI, Lebu Raya, mengharapkan bantuan fasilitas Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tenaga Kerja Luar Negeri untuk dibuka di Kupang.

”Kami butuh bantuan Kementerian Ketenagakerjaan untuk membuka Balai Diklat Tenaga Kerja Luar Negeri,” ucapnya.

Khusus sektor transmigrasi, ditambahkan Lebu Raya, Pemprov NTT mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sumba Timur  yang telah menetapkan kawasan ekonomi khusus di Desa Melolo, Sumba Timur.

“Saya beharap kabupaten yang lain juga bisa tetapkan kawasan ekonomi khusus bagi jalannya program transmigarasi di NTT,” pinta Lebu Raya.

Bruno Kupok, Kepala Dinas Nakertrans NTT, menjelaskan, rakor ini, mengikutsertakan Pimpinan Nakertrans tingkat Kabupaten dan Kota se-NTT.

Dia juga menerangkan, bahwa tujuan pelaksanaan rakor ini adalah untuk tercapainya koordinasi dan sinkronisasi data, informasi dan komunikasi di bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian guna menyatukan gerak langkah dalam menangani berbagai permasalahan di NTT, terang dia.

Yang hadir dari Kementerian dalam rakor tersebut antara lain, Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri, R. Soes Hindharno, Direktur Bina Potensi Kawasan Transmigrasi, A. Eko Hascaryanto, Direktur Perencanaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi, Bambang Widiatmiko.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *