Lontarkan Makian Terhadap Wartawan, Walikota Jefri Riwu Kore Diperiksa Polisi

beritadelapanenam-Kota Kupang,  Terkait lontaran kata-kata makian dari mulutnya terhadap salah seorang Wartawan Viktory news, Leksi Salukh, pada Jumat (23/03), Walikota Kupang, Jerfri Riwu Koreh pada Rabu, (04/04),  Pukul 09.30 Wita, didampingi tim kuasa hukumnya mendatangi Mapolres Kupang untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor.

Pemeriksaan berlangsung dari pukul 09.30 wita hingga pukul 10.30 wita oleh Penyidik Tindak Pidana Ringan, (Tipiring), Bripka Yanto Banoet di ruang Bagian Pelayanan Masyarakat (Bayanmas), Satuan Sabhara Mapores Kupang Kota.
Novan Manafe, salah satu penasehat kukum Jefri, kepada awak media mengaku, sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, pihaknya telah beritikad baik datang untuk memenuhi undangan penyidik dalam memberikan

“Kami dampingi Walikota untuk datang berikan keterangan kepada penyidik terkait dugaan perbuatan penghinaan ringan.  Sebagai warga negara yang baik dan taat hokum, Pak Walikota telah beretikad baik datang memenuhi undangan penyidik dan berikan keterangan terkait kejadian itu,” ungkap Novan.

Lanjut Novan, terkait lontaran kata-kata makian yang diucapkan terhadap Wartawan Leksi dalam pemeriksaan, Walikota mengaku tidak mengingatnya lagi karena saat itu dia sedang sibuk menerima banyak panggilan melalui telepon selularnya.

“Pada hari kejadian, pak Walikota sementara sibuk menerima banyak panggilan telepon, sehingga waktu Wartawan Leksi meneleponnya dan terjadi percakapan, namun kami juga belum mengetahui persis bentuk percakapan sampai berujung pada makian seperti yang dilaporkan oleh Wartawan Leksi,” terang Novan.

Novan berharap agar proses hukum ini segera tuntas sehingga dapat memberikan jalan terbaik bagi kedua belah pihak.

“Masalah ini sebenarnya sangat sepele dan pemicunya miss komunikasi antara Wartawan Leksi Salukh dan Walikota Kupang. Sehingga kami harap kejadian ini dapat menjadi evaluasi agar ke depannya terjalin komunikasi yang baik antara Walikota dan Victory News,” harapnya.

Kompol Edward Jacky Umbu Kaledi, Wakapolres Kupang Kota, menjelaskan,  pihak penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap Walikota Kupang terkait kasus dugaan penghinaan ringan yang dilaporkan oleh Wartawan Victory News.

“Walikota Kupang telah penuhi panggilan penyidik dan telah jalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor, dalam kasus ini,”aku Jacky.

Sementara masih menurut Jacky, bahwa terkait penghinaan melalui telepon selular, pihaknya akan mengambil keterangan dari ahli bahasa dan ahli hukum terkait kata-kata makian seperti laporan itu.

“Langkah selanjutnya penyidik akan meminta keterangan ahli bahasa dan ahli hukum terkait bahasa dan penghinaan sesuai dengan keterangan dan bukti awal dalam laporan Leksi,” ungkap dia.

Sedangkan pemeriksaan baru berakhir, setelah Walikota Kupang meminta ijin untuk pamit karena ingin menerima kunjungan tamu dari Jakarta.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *