Terdakwa Akui Telah Lakukan Penganiayaan Terhadap Wartawan portantt.com

beritadelapanenam.com-Rote Ndao, –Terdakwa, Elias Talomanafe alias ET, mantan Camat Rote Barat Laut,  kepada Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Baa Rote Ndao, mengaku telah melakukan penganiyaan terhadap wartawan portal ntt, Bernadus Saduk karena merasa malu dengan teriakan Bupati yang mengatakan bahwa dia sudah menangkap wartawan yang menulis dirinya dan Ketua DPRD tidak mendapat sambutan adat di acara pacuan kuda di ex Nusak Dengka.

“Saya lihat korban berdiri dikerumunin oleh massa di teras rumah Jabatan Bupati dan saya hampiri korban kemudian saya bilang Nadus, Lu (kamu), bekin malu-malu sa. Setelah itu, saya pukul korban gunakan tangan ke wajahnya. Selanjutnya, saya tendang korban pakai sepatu kantor dan mengena kaki kiri korban, tutur terdakwa ET,” jelas Elias.

Selain mengaku bersalah, terdakwa juga menyampaikan, bahwa diriya berkeinginan menyampaikan maaf kepada korban dan memohon keringanan hukuman karena masih bertanggungjawab terhadap keluarga namun sayangnya, sampai pada kelangsungan sidang kali ini perdamaian itu belum sempat dilakukan.

Pernyataan terdakwa seperti itu ternyata langsung mendapat tanggapan dari Majelis Hakim bahwa apa yang telah dilakukan terdakwa sangat tidak pantas dan layak karena terdakwa adalah seorang pejabat negara.

Bertindak selaku Majelis Hakim, yakni; Cipto HP. Nababan, SH, MH dibantu oleh dua orang Hakim Anggota, antara lain, Rosian Lutfi, SH, dan Abdi Ramansyah, SH. Sementara dari pihak Kejaksaan Rote Ndao dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum, (JPU), Adrian Suharyono.

Pantauan awak media, pada sidang sebelumnya,  terdakwa selalu didampingi oleh para ASN dari Kantor Camat Rote Barat Laut namun di sidang kali ini, terdakwa hadir sendiri di persidangan dan sidang baru digelar kembali pada Selasa, (10/04), mendatang. (m286)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *