Sejak 2017 Hingga Saat ini Tidak Ada Pelayanan Kesehatan di Pustu Dai Ama

beritadelapanenam.com-Rote Ndao- Sudah berjalan dua tahun sejak dari 2017 lalu hingga saat ini pelayanan kesehatan di pustu Dai Ama tidak berjalan. Pasalnya, karena kekurangan tenaga medis dan para medis.  Akibatnya, pembangunan pustu yang menelan ratusan juta dari APBD Rote Ndao itu kini menjadi tempat berkumpulnya hewan-hewan milik warga setempat.

“Su dua tahun sonde ada pelayanan jadi pustu kami ini sudah jadi tempat berkumpulnya hewan-hewan,” demikian diungkapkan salah satu petugas kader kesehatan lingkungan, (kesling), Desa Dai Ama Yotam Loko, kepada awak media, Jumat, (17/03).

Yotam Loko mengatakan, selain bangunan yang mubasir, pembatas bangunan pagar pun berantakan dan tinggal menunggu waktu untuk roboh, tambah dia.

Dijelaskan Loko, akibat dari tidak dilakukannya lagi pelayanan kesehatan di Desa Dai Ama, sangat berpengaruh bagi masyarakat setempat karena kesulitan  mendapatkan pelayanan selama ini, kilahnya.

Yotam mengaku, sangat menyesal dan menyayangkan aset daerah yang dibangun dari uang rakyat tetapi asas manfaatnya tidak mengena kepada pelayanan public, terang dia.

Diharapkan, Pemerintah daerah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Kesehatan setempat agar segera mengambil tindahkan.

“Pemerintah jangan diam diri karena ini bukan baru terjadi. Tapi macetnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat Dai Ama sudah berlansung selama dua tahun. Apalagi soal kesehatan masyarakat itu hal yang sangat penting karena bersentuhan langsung dengan hidup dan matinya manusia,”jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao, drg.Suardi yang dikonfirmasi melalui telepon ngengamnya tidak.berhasil dikonfirmasi.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *