Dukungan Perempuan Terus Mengalir Untuk Cawagub Emilia Nomleni

beritadelapanenam.com-Waingapu, –Setelah mendapat apresiasi dan dukungan dari kelompok perempuan tani di Sabu Raijua, kali ini  kelompok perempuan nelayan di Kota Waingapu pun tidak tinggal diam, merasa senasib dan sepenanggungan dalan kesetaraan gender menyatakan sikap siap mendukung dan memenangkan pasangan calon MS dan Emi.

“Majunya sosok Ibu Emi dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT kali ini, kami merasa ada keterwakilan perempuan sehingga perempuan – perempuan di Nusa Tenggara Timur wajib memberi dukungan untuk memenangkan pasangan paket ini,” tutur Ketua Komunitas Perempuan Nelayan, Dewi Manja, dalam  pertemuan terbatas, Rabu, ( 21/02), dengan Cawagub NTT periode 2018-2023, Emilia Nomleni di Kota Waingapu.

Selanjutnya, kelompok perempuan nelayan ini juga meminta, jika MS dan Emi  terpilih  sebagai Gubernur NTT dan Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023 nanti maka tolong memperhatikan nasib kelompok perempuan nelayan di NTT lebih khususnya di Waingapu  dengan mengembangkan UKM sehingga dapat meningkatkan taraf hidup ekonomi keluarga nelayan. Sebab kreativitas perempuan nelayan di Kota Waingapu selama ini  sangat bagus dan menjanjikan dalam bidang ekonomi. Misalnya, kelompok perempuan nelayan ini  pernah menghasilkan abon ikan yang pernah di export ke luar negeri. Bahkan jenis abon ikan asal Kota Waingapu pernah terpilih sebagai abon ikan terbaik karena bersih, gurih dan enak.

Namun sangat  disayangkan karena usaha abon ikan ini tidak berkembang dengan baik karena keterbatasan sarana prasarana khususnya alat tangkap. Alat tangkap yang dimiliki kelompok nelayan masih tradisional sehingga sulit mendapatkan ikan dalam jumlah banyak.

“Kalau mama Emi terpilih kami kelompok perempuan nelayan meminta agar tolong bantulah kami alat tangkap yang baik,  seperti perahu sehingga hak kepemilikannya adalah kelompok perempuan tetapi dikelola oleh bapak-bapak,”jelasmya.

Sementara, Emi Nomleni dalam kesempatannya,  menyampaikan terima kasih atas sambutan terhadap dirinya dan mendengarkan apa yang telah disampaikan untuk mengangkat derajat perempuan NTT.

Baginya, pekerjaan menjadi perempuan nelayan adalah bukti bahwa perempuan juga mampu melakukan peran ganda seperti yang dilakoni oleh para lelaki.

“Jika terpilih nanti, saya pastikan akan datang lagi kesini. Dan masih dua kali lagi datang di Sumba, mungkin kita tidak bertemu disini tapi pasti kita akan bertemu di tempat yang lain. Apa yang menjadi keinginan mama-mama nama-namanya di kelompok ini akan menjadi catatan khusus untuk kami,” ujarnya.

Mendengar penyampaian Cawagub Emi, kelompok perempuan nelayan ini menyambut pernyataan itu dengan tepukan tangan riuh dan teriakan yel-yel “hidup Emi Nomleni, hidup perempuan. Laki-laki juga pilih perempuan,” ucap mereka. (tim media)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *