Diduga Palsukan Cap dan Tandatangan, Suplair Hendak Adukan TPK ke Berwajib

beritadelapanenam.com, – Rote Ndao, -Diduga telah palsukan cap dan tandatangan direktur Toko Hebron sehingga menyebabkan penyimpangan pembayaran keuangan suplai material, sebesar 102.486. 000 rupiah, Tim Pengelolah Kegiatan, (TPK) Desa Baadale, Yosep Nock hendak diadukan ke pihak berwajib oleh Direktur Toko Hebron Baa, Soni Suwongto.

“Saya belum mau ambil sikap tegas. Saya sudah lapor persoalan ini ke tingkat desa  untuk diurus ke dalam. Saya juga berikan deadline waktu  namun apabila TPK tidak mengakui perbuataanya maka pasti akan ada tindakan lain,”demikian ditegaskan Soni Suwongto, Direktur Toko Hebron, suplair material kepada awak media di kediamannya, Sabtu, (17/02).

Dikatakan, dalam Tahun Anggaran, (TA), 2017 lalu, pihaknya dipercaya oleh pemerintah desa setempat untuk menangani pengadaan material beberaapa pekerjaan fisik, diantaranya, kegiatan pekerjaan Daerah Aliran Sungai (DAS), jumlah dana, 112.925.000 rupiah, pekerjaan sebuah embung total dana sebesar, 23.690.000 rupiah. Kegiatan pekerjaan satu buah irigasi, pagu dana sebanyak, 71.670.000 rupiah dan pembangunan satu buah lapangan futsall biaya sebesar, 65.300.000 rupiah,”urainya.

Kepala Desa Baadale, Wilson Johanis Edon, A.Md, di ruang kerjanya Sabtu, (17/02), mengaku telah mengetahui persoalan ini dari laporan pihak suplair dan sudah dilanjutkan ke tingkat kecamatan.

“Dalam waktu yang singkat akan ambil tindakan guna mengkonfrontir pihak-pihak yang terkait, baik TPK, Kaur Perencanaan Desa Baadale dan suplair, “aku Edon.

Secara terpisah Yosep  Nock, TPK Desa Baadale, yang dimintai tanggapan terhadap dugaan pemalsuan cap perusahaan dan tandatangan direktur yang menyebabkan penyimpangan pembayaran, membantah bahwa apa yang telah dibayarkan kepada Soni Suwongto selaku suplair material telah sesuai kebutuhan riil. Bahkan setiap pembayaran,  pihaknya selalu mendatangi Toko Hebron, katanya.

Namun kembali diakui Nock, apabila suplair dapat membuktikan dugaan penyimpangan pembayaran tersebut maka pihaknya siap bertanggungjawab. Tapi sebaliknya maka pihaknya tidak segan-segan melaporkan Soni Suwongto karena dinilai telah mencemarkan nama baik dia selaku aparatur Desa yang membidangi  perencanan, timpah dia.

Camat Lobalain, James M.K Therik, SH yang beberapa kali dikonfirmasi di kantornya belum berhasil ditemui. (RT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *