Turunkan PPnBM, Indonesia Incar Pasar Sedan Australia

Kamis, 8 February 2018 15:49 WIB               Penulis: Erandhi Hutomo Saputra

berita 86,com-Media Indonesia, (MI),-Jakarta, SEBAGAI salah satu produsen mobil di kawasan ASEAN, Indonesia mulai serius untuk ikut serta dalam persaingan merebut pasar mobil di Australia bersama Thailand dan Jepang.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, peluang Indonesia untuk masuk ke pasar negeri kangguru tersebut terbuka karena seluruh pabrik otomotif di Australia telah tutup. Untuk itu, kata Airlangga, perjanjian perdagangan Indonesian-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) harus segera diselesaikan.

“Di Australia pabrik otomotif tutup semua sehingga pasarnya 2 juta yang sekarang banyak di-supply dari Thailand dan Jepang. Ini kalau bisa diselesaikan IA-CEPA tentu peluang bagi Indonesia untuk ekspor otomotif ke Australia,” ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (8/2).

Sayangnya, Airlangga mengaku masih ada permasalahan untuk mengekspor ke Australia yang berminat terhadap mobil berjenis sedan. Sebab Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk produk mobil jenis sedan di Indonesia tergolong tinggi yakni 30%. Padahal mobil penumpang berjenis minibus atau MPV yang hanya dikenakan PPnBM sebesar 10%.

Hal itu membuat mayoritas produsen mobil di Indonesia enggan untuk memproduksi mobil jenis sedan dalam jumlah yang sama dengan MPV, meski pasar luar negeri lebih berminat terhadap sedan ketimbang MPV.

Untuk itu, Airlangga mengaku Kemenperin telah mengajukan revisi PPnBM bagi mobil berjenis sedan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sejak tahun lalu. Dengan revisi tersebut, mobil berjenis sedan nantinya tidak lagi tergolong barang mewah.

“Sehingga nanti sedan tidak lagi berupa barang mewah, dengan demikian kita bisa mendorong produksi sedan di Indonesia,” tukasnya.

Saat ini, kata Airlangga, revisi tersebut tengah digodok oleh Kemenkeu dan direncanakan akan selesai pada kuartal I tahun ini.

“Kalau ini bisa (turun) kita punya kapasitas untuk ekspansi,” ucapnya. (OL-6)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *