Tidak Ada Laporan Masalah KTP-e yang Masuk ke DPR

Kamis, 8 February 2018 20:12 WIB                                                  Penulis: Richaldo Y Hariandja

berita 86,com-Media Indonesia, (MI),-Jakarta, MANTAN Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ganjar Pranowo menyatakan tidak ada laporan resmi yang masuk terkait masalah pengadaan KTP elektronik ke Komisi II, pada waktu proyek tersebut berjalan.

Kementerian Dalam Negeri selaku pihak yang menjalankan proyek, maupun Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) selaku pendamping lelang proyek tersebut, dikatakan Ganjar tidak menyampaikan keganjilan secara resmi.

“Kalau dia keberatan, dia tinggal kirim surat saja. Enggak usah dikirim barangnya. Selesai. Kita pasti enggak bahas, wong sumbernya ada dari sana kok, simpel sekali,” ucap Ganjar saat bersaksi dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (8/2).

Penasihat Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya menanyakan jika LKPP sebagai lembaga pemerintah pernah berkonsultasi pada Komisi II DPR. “Apakah dalam forum itu (pertemuan DPR, Kemendagri dan LKPP) dibahas, atau minimal waktu Pak Ganjar melakukan penelitian di lapangan, ada mendengar keberatan-keberatan terkait dengan sikap LKPP bahwa ini proyek kontraknya ini engga bisa dilaksanakan?” tanya Firman.

Ganjar mengatakan tidak ada sama sekali surat resmi yang masuk ke DPR dari kedua belah pihak. Padahal, DPR bisa merespons semua keluhan yang ada dalam proyek tersebut.

“Sampai hari ini saya mencoba mengingat-ingat adakah surat itu dari institusi resmi yang namanya LKPP masuk kepada kita. Sampai hari ini saya coba cari kok enggak ada ya. Atau mungkin saya salah atau saya yang tidak presisi untuk melihat data itu, tapi seingat saya tidak ada,” tukas Ganjar.

Dalam persidangan sebelumnya, mantan Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan pernah berkeluh kesah kepada Wapres Boediono terkait proyek yang dirasa berat olehnya. LKPP pun pernah menyampaikan keberatannya terhadap proses lelang dan legalitas pemenang lelang. (OL-4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *