Djarot Tak Gaet Artis untuk Kampanye di Pilgub Sumut 2018

Reporter: M. Ahsan Ridhoi

“Saya enggak begitu tenar. Supaya tenar makanya saya blusukan. Keliling ke mana-mana,” kata Djarot

Djarot menyatakan bahwa artis bukan menjadi pilihannya untuk mendulang suara.

Berita86.com-Jakarta-tirto.id, – Bakal calon gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat menyatakan tidak akan menggaet artis untuk kampanye di Pilgub Sumut 2018, seperti yang dilakukan Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul yang menggaet penyanyi dangdut Via Vallen untuk kampanye di Pilgub Jatim 2018.

“Saya menggunakan Djarot Saiful Hidayat,” kata Djarot, di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (23/1/2018).

Meskipun begitu, Djarot membantah bila dirinya telah cukup terkenal di Sumut. Namun, ia menyatakan bahwa artis bukan menjadi pilihan untuk mendulang suara.

“Saya enggak begitu tenar. Supaya tenar makanya saya blusukan. Keliling ke mana-mana,” kata Djarot.

Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus. tirto.id/Andrey Gromico

Mantan gubernur DKI Jakarta ini menyatakan tim sukses juga telah dibentuk untuk menyukseskan dirinya dan Sihar Sitorus sebagai cagub-cawagub  Sumut.

“Tim kampanye sudah dibuat. Ketua tim kampanye itu Pak Jumirat. Kami sekarang masih tahap silaturahim ke tokoh-tokoh di sana,” kata Djarot.

Dalam blusukannya beberapa waktu terakhir di Sumut, Djarot mengklaim mendapatkan respons baik dari warga di sana. Menurutnya, anak-anak muda juga menjadi lebih semarak menyambut Pilkada dengan kehadirannya.

“Saya tanya mengapa mereka bergairah, ya mereka mengatakan ingin perubahan, makanya saya sampaikan yang dibutuhkan Sumut itu adalah aktor dari semua urusan mudah dan transparan,” kata Djarot.

Tidak hanya itu, Djarot pun optimistis akan memenangkan Pilgub Sumut. Ia juga yakin isu SARA tidak akan menjadi senjata di Pilgub Sumut seperti halnya yang terjadi di Pilgub DKI Jakarta 2017.

“Masyarakat Sumut itu heterogen,” kata Djarot.

Adapun pasangan Djarot-Sihar Sitorus maju sebagai cagub-cawagub Sumut diusung oleh PDIP dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *