Benahi Angkutan Barang

Penulis: (Cah/E-2)

Berita86.com-Jakarta-Media Indonesia, –UPAYA pemerintah mendo-rong keselamatan angkutan barang dengan menindak kendaraan yang melebihi muatan mendapat dukungan dari Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo). Namun, mereka menilai pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak hanya membebani pengusaha. “Kalau mau lebih efektif, hulunya juga harus diperbaiki,” terang Wakil Ketua Bidang Distribusi dan Logistik, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Kyatmaja Lookman kepada Media Indonesia, Senin (22/1). Seperti diketahui, pihak Kemenhub mengungkapkan, akibat kendaraan barang atau truk yang melebihi kapasitas, negara terus menanggung kerugian. “Akibat sering dilalui truk yang overload muatan, jalan tol dan jalan nasional rusak. Kerugiannya bisa mencapai Rp10 triliun sampai Rp15 triliun,” ujar Menhub Budi Karya saat konferensi pers di gerbang tol Cikarang Utama, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (21/1/).

Kyatmaja mengakui persaingan di dunia industri saat ini sangat ketat sehingga seluruh sektor harus ditangani secara efisien untuk menjaga neraca keuangan dan kelangsungan usaha. “Salah satu dampak tersebut, mereka ramai-ramai menekan biaya distribusi,” ujarnya.
Namun, menurutnya, kegiatan membawa barang melebihi muatan itu bukan cuma untuk menekan biaya distribusi, melainkan juga di-sokong kemampuan truk yang kini semakin mumpuni.

Alasan lain yang menyebabkan beberapa pengusaha mengangkut barang melebihi ketentuan ialah harga komponen ataupun perawatan kendaraan yang tidak pernah turun. “Jadi akhirnya untuk mendapatkan selisih pendapatan, ya terpaksa mengangkut lebih,” jelasnya.
Oleh karena itu, dia menyarankan supaya pemerintah serius membenahi tata kelola angkutan barang dengan tidak hanya bergulat di hilir melalui penindakan. Misalnya, dengan membangun sistem logistik massal melalui tarif kereta api dan kapal yang ramah industri. (Cah/E-2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *