Kepsek SMK ST Agustinus Kefamananu Akan Dipolisikan Suplier Konveksi

Laporan : Putera Tulle

Berita86.com-Rote Ndao, -Akibat pembayaran jasa suplier konveksi yang belum dilakukan sesuai kesepakatan dalam kontrak kerjasama, Sinyo Thobias, selaku suplier konveksi, mengaku dalam waktu dekat akan melaporkan Kepala Sekolah SMK Santo Agustinus Kefamananu, Blasius Seo, S.Fil ke pihak Kepolisian.

Menurut Sinyo Thobias, sesuai isi kontrak yang ditandatangani bersama, keuangan jasa konveksi,  dibayarkan pada tanggal 13 Desember 2017 lalu. Namun setelah jatuh tempo, Blasius Seo, S.Fil,  selaku Kepala Sekolah SMK Santo Agustinus Kefamananu, malah tidak menepati janji sehingga dirinya merasa telah dibohongi.

 “Dalam waktu dekat saya akan lapor ke pihak Kepolisian karena saya telah dibohongi oleh Kepala Sekolah Sekolah Menengah Kejuruan Santo Agustinus Kefamananu. Sesuai isi kontrak harusnya tanggal 13 Desember 2017 lalu dibayarkan. Namun  sampai saat ini belum,”demikian pengakuan Sinyo Thobias kepada wartawan dikediamannya, Minggu, (21/01/2018).  

Sinyo Thobias juga menjelaskan, jenis barang yang diadakan oleh Kepalah Sekolah SMK ST. Agustinus Kefamananu sesuai kontrak kerjasama sebanyak 10 aitem; berupa, seragam putih-putih, stelan almamater, stelan olaraga, sepatu harian, sepatu olaraga, papan nama bordir, kaos kaki putih, kartu siswa, stelan PDH dan PDL dan topi siswa dengan total anggarannya sejumlah  53.060.000 rupiah, jelasnya.

Selanjutnya ditambahkan Sinyo, dari jumlah anggaran tersebut, pihak Kepala Sekolah SMK Santo Agustinus Kefamananu baru melunasi 37.900,000 rupiah. Sedangkan sisanya sebesar Rp.15.160.000 hingga saat ini belum dibayarkan, tambah dia.

Kepala Sekolah SMK Santo Agustinus Kefamananu Kabupaten TTU, Blasius Seo, yang dikonfirmasi, Sabtu,(20/01/2018) Pukul 13:55 wita melalui telepon genggam nomer : 082 144 742 877, mengaku memang benar ada kontrak kerjasama antara dirinya dengan Sinyo Thobias berupa pengadaan beberapa jenis barang.

 

“Kami dan adik Sinyo ada kerjasama berupa pengadaan beberapa jenis barang sekolah,”akunya.

Tetapi terkait pembayaran keuangan yang belum dilakukan oleh dia kepada pihak suplier, Blasius Seo mengungkapkan pengadaan seragam tersebut sebelumnya ingin diperuntukan bagi siswa-siswi SMK Santo Agustinus Kefamananu.  Tapi ternyata dari jumlah siswa-siswi yang ada sebagian telah pindah sekolah dan lainnya juga tidak bersekolah lagi. Hal ini yang menyebabkan tunggakan kendala keuangan, ujar dia.

Dikesempatan itu dia juga berjanji akan berusaha melunasinya pembayaran jasa konveksi suplier dalam waktu dekat.

“Kami sementara usaha agar dalam waktu dekat ini kami akan melunasi pembayarannya,”terang Blasius.

Menapik pernyataan Sinyo Thobias, bahwa pihak sekolah telah melakukan penipuan terhadap dirinya, Blasius Seo menyatakan bagaimana bisa sebuah lembaga pendidikan melakukan penipuan. Kendala dan masalahnya ada pada siswa-siswi saja bukan lembaga pendidikan. Sehingga bila ada kendala, Blasius Seo mengajak pihak suplier untuk duduk bersama mencari solusi. Jangan terburu-buru menempuh jalur hukum karena antara suplier dan dirinya masih ada hubungan kekeluargaan yang sangat dekat.

 “Kalau ada kendala mari duduk sama-sama cari solusi. Jangan buru-buru tempuh hukum karena diantara kita ada hubungan kekeluargaan yang sangat dekat. ”Dia. Sinyo itu masih saya (Blasius Seo-Red) punya keluarga karena dia menikah sama keponakan (cucu saya), tandasnya bernada kesal.

Akhir kesempatannya, Blasius Seo, sempat merincikan bahwa dana pengadaan pakaian seragam ini bersumber dari para siswa-siswi sebagai penerima manfaat seregam yang di tuangkan dalam Rencana Anggaran Biaya Sekolah SMK ST. Agustinus Kefamananu TTU (RABS).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *