Saksi KPK Dianggap tidak Relevan

berita86.com-JAKARTA-MEDIA INDONESIA, –MAQDIR Ismail, pengacara terdakwa Setya Novanto dalam kasus korupsi KTP-e, menilai saksi tidak relevan dengan dakwaan.

Ia menilai jaksa penuntut umum telah mendatangkan saksi yang tak relevan dengan dakwaan yang dituduhkan kepada kliennya. Perintah hakim Kusno tak sepenuhnya dijalankan jaksa penuntut sejak sidang pertama, kedua dan ketiga.

“Para saksi yang dipanggil jaksa dari pihak money changer serta aliran dana yang sebesar Rp225 miliar, tak satupun yang mengarah kepada terdakwa,” kata Maqdir seusai persidangan Tipikor di Jakarta, Kamis (18/1).

“Selain itu, dana total US$2,190 juta yang ditukarkan di money changer (tempat penukaran uang) sama sekali tak terkait kepada klien kami,” tutur Maqdir lagi.

Tidak adanya kaitan para saksi dengan terdakwa bahkan dipertegas sendiri oleh hakim Kusno yang menanyakan langsung hal tersebut dalam persidangan. “Para saksi saat ditanya Hakim apakah mengenal terdakwa, semuanya menjawab tak ada yang kenal atau mengetahui terdakwa Setya Novanto,” lanjut Maqdir.

Para saksi juga secara tegas mengatakan bahwa terdakwa sama sekali tidak memiliki hubungan dengan Oka Mas Agung selaku perusahaan pemilik tempat penukaran uang tersebut. “Transaksi barter dolar adalah satu tindakan wajar dan lazim dipraktikkan dalam bisnis money changer,” tegasnya.

Yang jelas, papar Maqdir, seluruh aliran transaksi barter dolar yang disebutkan di atas tidak ada hubungannya dengan Setya Novanto. Tentu hal ini terasa menggelikan karena JPU KPK lagi-lagi membawa para saksi yang dinilai tak relevan dalam sidang tersebut.

Apalagi selama ini dalam kasus Novanto diperkirakan terdapat 90-an saksi yang akan diajukan dalam persidangan. Jumlah tersebut sangat banyak, dan apalagi saksi-saksi yang dihadirkan tidak relevan tentunya hanya akan mengganggu jalannya persidangan. (OL-4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *